Disusun oleh
Intan Nabilah Oktavia
16030234011
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Kimia
Sebagai civitas akademik membaca atau mencari literatur merupakan suatu kegiatan yang telah menjadi suatu budaya dalam menunjang keilmuan. Dalam suatu jurnal terkadang kita menemui kata “DOI atau ISSN” pada jurnal dan ISBN pada buku yang disertai dengan kode dari serangkaian angka dan huruf. Namun apakah pernah muncul rasa ingin tahu mengenai maksud dari kode tersebut dibenak anda?
Pada
kesempatan ini saya kan mencoba mengulas secara singkat, padat dan jelas
mengenai ketiga hal tersebut.
DOI (Digital Object Identifier) merupakan suatu serangkaian
susunan angka dan huruf yang dikeluarkan oleh agensi pendaftaran (the
International DOI Foundation) untuk mengidentifikasi
isi dan menyediakan lokasi link tetap suatu artikel di internet. Penerbit akan memberikan DOI apabila artikel
anda dipublikasikan dan dibuat secara elektronik.
Semua nomor DOI diawal dengan angka 10 dan berisikan prefiks
dan sufiks yang dipisahkan dengan tanda garis (-). Prefiks terdiri atas susunan
dari 4 digit angka atau lebih yang ditujukan untuk organisasi penulis; sufiks ditujukan
untuk penerbit dan dibuat secara fleksibel dengan standar identifikasi
penerbit.
Bacaan lanjutan:
2.
ISSN
(International Standard Serial Number)
ISSN (International Standard
Serial Number) merupakan suatu kode yang terdiri dari 8 digit yang digunakan
untuk mengidentifikasi Koran, jurnal, majalah dan semua media cetak maupun
elektronik yang terbit secara periodic.ISSN ditulis dengan diawali “ISSN”
serta diikuti dengan 2 kelompok untuk 4 digit kode yang dipisah dengan tanda
garis. 8 digit kode tersebut merupakan check digit yang dihitung berdasarkan modulus
11 algorithmBacaan lanjutan
3.
ISBN
(International Standard Book Number)
ISBN (International Standard Book
Number) merupakan suatu kode standar buku terdiri
atas 10 digit kode (hingga December 2006) dan menjadi 13 digit kode
(januari 20007 hingga kini)
Setiap ISBN terdiri atas 5 elemen
yang disetiap bagiannya dipisahkan oleh tanda garis (-) yang terdiri atas:
-
Elemen Kelompok Registrasi yang mengidentifikasikan
negara, kawasan geografis atau Bahasa yang berpartisipasi dalam sistem ISBN.
Elemen ini terdiri antara 1 hingga 5 digit.
-
Elemen Registran yang mengidentifikasikan
penerbit atau terbitan yang terdiri hingga 7 digit kode.
-
Elemen publikasi yang mengidentifikasikan edisi
dan format dari judul secara spesifik yang terdiri hingga 6 digit kode
-
Check digit merupakan kode terakhir yang didapat dari perhitungan
modulus 10 system
Bacaan lanjutan
https://www.isbn-international.org/content/what-isbn
Bacaan lanjutan
https://www.isbn-international.org/content/what-isbn
Perbedaan DOI dan ISSN
DOI
|
ISSN
|
Hanya dicantumkan pada jurnal, artikel dan literatur berbasis elektronik
|
Dicantumkan pada
Koran, jurnal, majalah dan semua media berbasis cetak maupun elektronik yang
terbit secara periodic.
|
Bergantung pada pelayanan yang dipilih, dapat dipungut biaya dapan
pula tidak
|
Pemberian ISSN
tidak dipungut biaya
|
Perbedaan ISSN dan ISBN
ISSN
|
ISBN
|
Untuk mengidentifikasi publikasi secara elektronik maupun cetak
|
Untuk mengidentifikasi buku
|
Terdiri dari 8 digit kode
|
Terdiri dari 11 digit kode
|
Apabila judul sama namun volume/ edisi beda tidak terjadi perubahan
kode
|
Apabila judul sama namun volume/ edisi beda terjadi perubahan kode
|

Komentar
Posting Komentar